Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Wagub Seno Aji Dorong Pembukaan Koneksi Penerbangan ke Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dengan memperluas konektivitas penerbangan langsung dari berbagai kota besar di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Seno Aji saat kunjungan kerjanya bersama Gubernur di Tanjung Redeb, Rabu (16/7/2025).

 

Menurutnya, masuknya maskapai AirAsia ke Berau menjadi peluang besar untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke wilayah yang dikenal dengan pesona wisata baharinya itu.

 

“Hadirnya AirAsia sudah mulai beroperasi kami nilai  akan menambah banyak pilihan penerbangan ke Berau dan membuat harga tiket lebih terjangkau, sehingga lebih banyak wisatawan yang datang,” ujar Seno.

 

Lebih lanjut, Wagub berharap pihak Angkasa Pura I di Balikpapan dapat mendukung koneksi penerbangan langsung dari Berau ke kota-kota besar seperti Bali, Surabaya, dan Makassar.

 

“Bila selama ini wisatawan, terutama dari Bali  kebingungan mencari jalur menuju Berau. Kalau ada penerbangan langsung, mereka akan lebih mudah datang. Ini akan terus kami promosikan agar Berau bisa menjadi ‘Balinya Kalimantan Timur’,” ungkapnya.

 

Namun, Seno mengakui masih ada kendala dalam pengelolaan bandara yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan, terutama terkait komunikasi antara pengelola Bandara Kalimarau Berau dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan yang berada di bawah manajemen berbeda.

 

“Terkait kendala ini kami terus berkoordinasi dengan pihak kementerian agar komunikasi dan kerja sama antar pengelola bandara bisa lebih baik, demi mendukung kelancaran konektivitas penerbangan,” tegasnya.

 

Terkait pengembangan ekonomi daerah, Seno Aji juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar pada tahun ini untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


“Target kami bisa melahirkan sepuluh ribu UMKM baru yang akan terus kami bina dan kontrol agar bisa tumbuh dan berkembang,” katanya.

Program ini, lanjut Seno, akan dilanjutkan secara bertahap dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari strategi peningkatan ekonomi masyarakat berbasis usaha rakyat. (sep/FN)